Banda Aceh – Produksi Bakpia A.H. Sabang di Banda Aceh bisa menembus 1.500 kotak per hari saat musim liburan. Aktivitas usaha tersebut menjadi bahan belajar langsung mahasiswa D-III Manajemen Perusahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK).

Himpunan Mahasiswa Manajemen Perusahaan (HIMMAPERSA) mengunjungi UMKM Bakpia A.H. Sabang di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026).

Pemilik Bakpia A.H. Sabang, Abdul Halim, mengatakan usaha yang dirintis sejak 2005 itu rata-rata mampu memproduksi lebih dari 1.000 kotak bakpia per hari.

“Kalau hari libur tahun baru atau saat libur sekolah, hasil produksinya bisa mencapai 1.500 kotak per hari,” kata Abdul Halim.

Tak hanya dipasarkan di Aceh, Bakpia A.H. Sabang juga telah menjangkau sejumlah daerah di luar Aceh hingga Malaysia.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melihat langsung pengelolaan produksi, kualitas produk, pemasaran, hingga cara UMKM mempertahankan usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Dosen Pembina HIMMAPERSA, Nasrul Hadi, mengatakan pengalaman langsung di lapangan penting agar mahasiswa memahami penerapan teori manajemen dalam kondisi nyata.

“Mahasiswa perlu belajar bahwa manajemen bukan hanya tentang teori. Ketika mereka melihat langsung UMKM, mereka akan menemukan bagaimana sebuah keputusan bisnis dibuat, bagaimana sumber daya yang terbatas dikelola, bagaimana kualitas dipertahankan, dan bagaimana kepercayaan pelanggan dibangun,” kata Nasrul.

Ketua HIMMAPERSA, Nabil Fakhri Al-Amin, mengatakan kunjungan tersebut diharapkan menambah wawasan praktis mahasiswa tentang kewirausahaan dan pengelolaan UMKM.

Menurutnya, pengalaman itu dapat menjadi bekal mahasiswa dalam memahami manajemen operasional, pemasaran, dan sumber daya manusia sekaligus membuka wawasan tentang peluang pengembangan usaha.